SMP Negeri 1 Palembang didirikan pada 1 Februari 1946 sebagai salah satu dari tiga Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang didirikan atas anjuran Dr. A.K. Gani. Sekolah ini bermula sebagai Sekolah Menengah Oemoem Pertama (SMOP), yang diprakarsai oleh R.H.A. Rani dan sejumlah guru lainnya. Meskipun sempat ditutup akibat pertempuran pada tahun 1947, SMOP dibuka kembali pada Agustus 1947.
Sekolah ini menempati gedung bekas MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs), yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1930. Gedung ini memiliki ciri khas arsitektur dengan ruang aula berundak dan atap model limasan.
SMP Negeri 1 Palembang terletak di pusat kota Palembang dan dikenal sebagai sekolah yang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan visi berfokus pada prestasi, keimanan, dan pendidikan karakter, sekolah ini mencetak generasi yang siap bersaing di era global. Prestasi SMP Negeri 1 Palembang mencakup status Sekolah Standar Nasional pada 2004/2005, akreditasi A pada 2007, serta berbagai penghargaan seperti Sekolah Adiwiyata Nasional dan Juara 3 Lomba Tata Kelola Mutu Tingkat Nasional.
VISI
"Unggul dalam Prestasi, Keimanan, dan Ketakwaan, berlandaskan Penguatan Pendidikan Karakter, Berwawasan Lingkungan, Menjunjung Keluhuran Budaya Bangsa, serta Mendukung Terwujudnya Gerakan Literasi Sekolah."
MISI
-
Mewujudkan Kurikulum SMP Negeri 1 Palembang yang berwawasan nasional dan lokal.
-
Melaksanakan pembelajaran yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan.
-
Mewujudkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah.
-
Mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan dan ramah anak.
-
Mewujudkan keunggulan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, membawa peserta didik untuk kreatif, kritis, kolaboratif dan komunikatif (4K) dan mengintegrasikan HOTS dalam pembelajaran agar dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi di bidang akademik.
-
Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
-
Meningkatkan pengembangan minat dan bakat dalam seni dan olahraga yang dapat berprestasi tingkat provinsi dan nasional.
-
Mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
-
Transparansi dalam semua program sekolah.
CORE VALUE
CORE VALUE
| EDUCATIVE | Edukatif berasal dari bahasa Inggris educate yang berarti mengasuh ataupun mendidik. Edukatif bisa dimaksudkan dengan segala sesuatu hal yang bersifat mendidik. Tentang segala sesuatu yang digunakan untuk mendidik haruslah mengandung nilai didik. |
| CREATIVE |
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreatif adalah memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Dari pengertian KBBI ini bisa dibilang kalau kreatif itu merupakan suatu kemampuan untuk membuat sesuatu yang baru. |
| UNITY | keadaan menjadi satu; kesatuan. keseluruhan atau totalitas sebagai gabungan semua bagiannya menjadi satu. keadaan atau kenyataan bersatu atau bergabung menjadi satu, seperti bagian-bagian dari suatu keseluruhan; penyatuan.sesuai dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” |